Review Presentasi tentang Fundamentalisme
by : Nimas, 23 Maret 2015, 22.35
Menurut
kamus besar bahasa Indonesia, fundamentalisme merupakan paham yang cenderung
untuk memperjuangkan secara radikal (keras), menurut istilah fundamentalisme
merupakan faham yang berusaha memperjuangkan hal-hal yang dasar. Aliran ini
muncul bukan dari kalangan Islam tetapi dari Barat (Nasrani), ketika ingin
mempertahankan keaslian (orisinil)
ajaran-ajaran agamanya. Aliran ini lahir sebagai reaksi dari modernitas, mereka
menganggap bahwa modernitas hanya akan merusak ajaran-ajaran agama. Dalam Islam
ajaran ini muncul setelah Nabi Muhammad wafat dan kepemimpinan dalam masa
peralihan antara Usman dengan Ali yang menimbulkan kericuhan, kemudian muncul
Khawarij yang merupakan gerakan pertama fundamentalisme Islam yang akhirnya
menjadi wahabi. fundamentalisme mengklaim bahwa dirinya paling benar (kebenaran
tunggal) dan menolak tradisi, menolak plural dan menolak toleransi dan
sebagainya, karena menurut mereka semakin orang berfikir kemodernan maka
nilai-nilai agama semakin berkurang. Mereka khawatir jika kemodernan ini terus
berkembang maka akan merusak nilai-nilai agama itu sendiri, karena hal-hal
kemodernan menuntut seseorang untuk merasionalkan segala hal serta kebenaran
itu hanya milik rasio. Sesuatu dikatakan benar jika dapat diukur, universal,
dapat dibuktikan dan rasinonalitas, hal tersebut merupakan hal-hal yang
bersifat keduniaan sebagai akibat kemodernan menurut mereka yang menganut
aliran fundamentalisme. Selain itu agama dijadikan sesuatu yang sakral yang
tidak bisa di campur tangankan oleh manusia dan kemodernan menunjukkan segi
material (duniawi).
Aliran
fundamentalis ini memandang masyarakat hitam putih, berbeda dengan Fazlur
Rahman yang merupakan bapak neomodernis
Islam, dalam bukunya Islam dan Modernitas: tentang Transformasi Intelektual, ia
mengemukakan bahwa kemodernan adalah
suatu hal yang tidak harus dihindari tetapi harus dihadapi, karena kemodernan
justru menjadi peluang bagi Islam agar lebih maju dan dapat menjawab tantangan
zaman.
Modernitas
menurut fundamentalis merupakan suatu program yang ertolak belakang dengan al-Qur’an dan sunnah,
modernitas dianggap melenceng dari ajaran Islam karena menganggap semua agama
itu benar, menurut fundamentalis pendapat itu salah karena agama yang paling
benar adalah agama Islam, sebagaimana ajaran yang berkembang pada masyarakat
muslim sampai saat ini. Fundamnetalis merupakan cara berfikir yang bersifat
Ilahiyah.
Di
Indonesia kelompok-kelompok yang menganut aliran fundamentalis, salah satu
diantaranya yaitu: Hiztbut Tahrir
Indonesia (HTI), dimana kelompok ini berusaha memperjuangkan Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim
agar sistem pemerintahannya yang tadinya demokrasi menjadi sistem khilafah, sistem khilafah ini merupakan sistem pemerintahan yang didalamnnya termuat
ajaran-ajaran Islam, baik dari hukum maupun segala nilai moral yang mengatur
kehidupan sehari-hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar